Senin, 02 September 2013

Program PNPM-MP Bagian Dari Jawaban Masalah Keterbelakangan,Keterisoliran Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa


Kegitan Pembangunan Jalan Telford oleh Ibu-ibu Kec. Alo'oa
Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa adalah salah satu dari Wilayah Kota Gunungsitoli yang jumlah penduduknya kurang lebih 6900 jiwa yang mata pencaharian adalah pertanian dan perkebunan. Kehidupan Masyarakatnya 90% adalah RTM (Rumah Tangga Miskin), yang sangat membutuhkan bantuan dari Pihak Pemerintah dan Swasta.Salah satu program Pemerintah yang betul-betul menyentuh yang dirasakan sangat besar manfaatnya   dari Tahun 2008 sampai Tahun 2013 dengan memperoleh bantuan dari Program PNPM-MP (Program Nasinal Pemberdayaan Masyarakat-Perdesaan). Adapun  total  yang telah diterima Kecamatan Gunungsitoli Alo,oa  berjumlah Rp. 11.100.000.000,- (Sebelas milyar seratus juta rupiah) Betapa tidak  dengan berbagai sarana prasarana  yang telah dibangun dari program PNPM masalah keterbelakangan dan keterisoliran berbagai desa di Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa merupakan salah satu jawaban dari  semua itu. Ada beberapa sarana yang telah dibangun oleh PNPM_MP  antara lain  Jalan Telford,Balai pertemuan,Pengaspalan jalan   dan pembukaan/perkerasan jalan. Salah seorang tokoh masyarakat Ama Yasi Zendrato yang berdomisili di Kecamatan Gunungsitoli Alo,oa ketika berbincang-bincang dengan Fasilitator Kecamatan (FK) mengakui Program PNPM-Mp sangat baik dan sangat menyentuh bagi masyarakat banyak karena program ini sangat memberdayakan masyarakat dimana usulan desa dimusyawarahkan dan diprogramkan langsung oleh masyarakat desa setempat dan dikerjakan sendiri oleh masyarakat atau masyarakat desa setempat baik itu para ibu,laki-laki jadi program PNPM –MP tidak membedakan perempuaaan dan laki-laki untuk bekerja. Selagi ada kemampuan tidak tertutup kemungkinan masyarakat semua diikutsertakan dengan mengikuti aturan main PNPM-MP yang telah difasilitasi oleh TPK dengan cara membagi calon tenaga kerja (HOK) dengan membuat  jadwal kerja, sehingga semua komponen masyarakat dapat ikut mengerjakan dan menikmati  untuk menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Tidak dapat dipungkiri  sejak PNPM-MP diterima masyarakat Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa banyak akses jalan yang dibuka dan adanya peningkatan pada jalan dengan pengaspalan jalan.Sehingga  semua ini meningkatkan perekonomian masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung,  yang   berarti program PNPM-MP ini memang betul-betul program yang menyentuh masyarakat dan berbasis pemberdayaan . Kehidupan masyarakat Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa walaupun sudah masuk dalam wilayah Kota Gunungsitoli tetapi masih ada beberapa desa yang belum masuk Jaringan PLN. Ini merupakan hal yang sangat memprihatinkan dimana keberadaan masyarakat untuk menunjang peningkatan taraf kehidupannya masih jauh tertinggal. Masyarakat Gunungsitoli Alo’oa sangat mengharapkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dan Propinsi untuk mengalokasikan dana PNPM-MP untuk Tahun 2014 lebih besar agar sarana prasarana desa dapat terbangun karena menurut mereka apabila hanya diharapkan dari APBD Kota Gunungsitoli niscaya Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa tidak dapat maju dan meningkatkan taraf kehidupannya secara maksimal..

           Dalam perjalanan didesa  kami sebagai Fasilitator banyak hal yang kami lihat bagaimana kehidupan masyarakat yang kadang menjinjing karet puluhan kilo di atas kepala dengan menempuh jalan kaki berkilo-kilo  dengan menempuh  jalan setapak hanya untuk  memasarkan/menjual hasil kebunnya dipasa  tradional. Ini memang sangat memprihatinkan? Disana sini banyak para kaum ibu memecah batu  sambil mengendong anaknya untuk menghasilkan batu perkubik untuk dijual agar bisa membeli kebutuhan untuk sehari-harinya.Mereka merasa terbantu karena  sebagian akses jalan sudah terbuka sehingga lahan batu mereka dapat lebih mudah dibeli oleh pembeli dibandingkan sebelumnya. Masyarakat Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa mengakui bahwa PNPM-MP merupakan program yang dapat menjawab sebagian permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Walaupun diakui masih ada warga masyarakat  desa yang belum mengerti dengan program PNPM-MP namun diharapkan dengan difasilitasi dan motivasi dari Fasilitator Kecamatan maka desa dapat menerima program ini sesuai dengan yang diharapkan.

Penulis:THRIOMINA NIASTI PASARIBU