Sebelumnya Kecamatan
Gunungsitoli Alo’oa meupakan salah satu Wilayah Kota Gunungsitoli
yang mengalami keterbelakangan dalam soal pembangunan. Mengapa hal ini terjadi ? karena akses jalan sangat memprihatinkan,
dimana disetiap desa dan dusun prasarana jalan
yang ada hanya jalan setapak dan
masih kurangnya prasarana penghubung antar desa yang satu dengan desa yang
lainnya. Namun dengan program
PNPM-MP dengan Kegiatan Fisik sarana
prasarana membawa angin segar bagi peningkatan perekonomian masyarakat
setempat. Saat ini. Nampak dari beberapa desa dapat menghubungkan desa yang
satu dengan desa yang lain sedangkan sebelumnya untuk menempuh lokasi desa yang
satu dengan lokasi yang lain harus menempuh jalan kaki.
Camat Gunungsitoli
Alo’oa Yarudin Zendrato SE mengatakan perkembangan Kecamatan Gunungsitoli
Alo’oa dalam sarana prasarana dan
peningkatan perekonomian masyarakat tidak bisa kita pungkiri hal ini tidak terlepas , berkat Program PNPM-
MP yang telah masuk diwilayah Kec. Gunungsitoli Alo’oa sejak Tahun 2008 sampai
Tahun 2013 ini., hal ini disampaikannya dalam arahanya pada saat Pelaksanaan
MAD-Khusus dan MAD Sosialisasi TA. 2014 pada tanggal 25 Oktober 2013 yang
dihadiri oleh 5 orang Utusan desa setiap
desa yang ada di Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Ketua BKAD (Badan Kerjasama
Antar Desa) Nitema Mendrofa, Sekcam Gunungsitoli Alo’oa Yaminudin S.Pd, Yang
mewakili Kepala BPM , PP,KB dan Pemdes Kota Gunungsitoli Nadjib,
PJOK Kec. Gunungsitoli Alo’oa Raradodo Zendrato, FK /FT dan Penlok serta Pengurus UPK kec. Gunungsitoli Alo’oa .
Ditambahkannya Kecamatan Gunungsitoli masih mengharapkan bantuan dari
program PNPM-MP untuk membangun dan membuka akses jalan di setiap desa di
kecamatan Gunungsitoli Alo’oa . Jadi
diharapkannya peran serta Pemerintah desa ,TPK dan masyarakat desa harus
berperan aktif menyukseskan kegiatan pelaksanaan Pembangunan PNPM-MP disetiap
desanya. Diharapkannya untuk Tahun 2014 Program PNPM-MP ini jangan sampai gagal
akibat sanksi lokal yang telah dialami oleh desa akibat kelalaian/tunggakan membayar SPP
(Simpan Pinjam) dan tidak terselesaikannya kegiatan fisik dilapangan.
Program PNPM-MP adalah
program Pemberdayaan Masyarakat dimana harapan dari program ini masyarakat
dapat mempelajari menjadi perencana
kegiatan, pelaksana kegiatan dilapangan dan mengajari masyarakat untuk bisa
mandiri dan bertanggungjawab pada setiap pelaksanaan kegiatan.Diharapkan dengan
program Pemerintah ini dapat menjadi
acuan bagi masyarakat dimana selama ini ada pekerjaan yang tidak dipahami atau sebagai penyadap
karet atau persawahan sedangkan kegiatan yang berhubungan dengan tenaga yang
kuat seperti bekerja dijalan atau proyek lain hanya dikerjakan oleh kaum
laki-laki. Pada program PNPM ini peran serta masyarakat khususnya kaum
perempuan sangat berarti sehingga kesetaraan Gender dapat tercermin dari program ini.
dikerjakan
dapat dipelajari. Dalam arti bahwa masyarakat yang tidak tau menjadi lebih tau
dan dapat menjadi produktiv bagi dirinya sendiri. Sejak adanya program PNPM-MP
secara umum di Kec. Gunungsitoli Alo’oa banyak para kaum perempuan ikut bekerja
pada pengerjaan jalan,dimana selama ini kita melihat bahwa seorang perempuan hanya boleh bekerja
Selama ini dari hasil bincang-bincang dengan beberapa tokoh masyarakat Kec. Gunungsitoli Alo’oa mengatakan selama ini sebelum Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa mendapatkan bantuan dari program PNPM-MP dengan jujur mereka mengatakan bahwa kehidupan mereka sangat tertinggal, akses jalan tidak sebaik dan sebanyak sekarang. Menjelang Tahun 2014 pagu dana atau alokasi dana untuk Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa sebesar Rp. 1.850.000.000,-. Hal ini memang ada sebagian masyarakat yang tidak mau peduli dengan kegiatan program PNPM-MP, namun Pihak pelaku Kecamatan berupaya untuk member dorongan dan semangat agar pada Pemerintah Desa dan Para TPK dapat mengerjakan semua kegiatan didesa sesuai dengan yang diharapkan.
by :THRIOMINA NIASTI PASARIBU (FK)



