Senin, 30 Juni 2014

Audit Kegiatan TA. 2013 oleh BPKP Provinsi Sumatera Utara




Tim Audit BPKP Prov Sumut Di Desa Teluk Belukar

Audit Kegiatan TA. 2013 BPKP Provinsi Sumatera Utara berlangsung dari tanggal 16 Mei 2014 berakhir tanggal 30 Mei 2013 yang meliputi empat kecamatan dari enam Kecamatan di wilayah Kota Gunungsitoli yakni Kecamatan Gunungsitoli utara, kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.
Audit pertama kali di laksanakan di Kecamatan Gunungsitoli  utara yaitu Desa Olora dan Teluk belukar yang turut di hadiri oleh  Falitator Kabupaten Bapak Syamsul Effendi, Fasilitator Teknik Kabupaten Bapak Azmi, Fasilitator Keuangan Kabupaten Bapak Budi Harto selain itu turut hadir juga  PJO Kab Ibu Aryenti Zalukhu dalam mendampingi BPKP Provinsi Sumatera Utara  untuk melakukan Audit di beberapa Kecamatan di Kota Gunungsitoli. 
Tim Audit BPKP Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari Bapak Harun N. Simanjuntak, Bapak Anton Simanjorang, Bapak Alharis Tagora dan  Ibu Izati Choirina melakukan audit di Desa Lololawa,Desa Iraono lase kecamatan Gunungsitoli Alo’oa selanjutnya ke Gunungsitoli Barat di Desa Gada dan Desa Hilinakhe, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi yakni Desa Sifalaete dan Desa Fadoro.
Tim Audit BPKP di Kantor UPK Gunungsitoli Utara
Tim Audit Bersama Bpk Kaban BPM Kota Gunungsitoli

Tim BPKP di Desa Fadoro Kec. G. Idanoi


Tim Audit BPKP di Kec. Gusbar

     
Tim Audit BPKP Smut di Raungan Sekda Kota Gunungsitoli















Jumat, 20 Juni 2014

IST APLIKASI PROGRAM PNPM 2014



Pak Samuel saat memaparkan Arah Kebijakan PNPM-MP 2014
 Kota Gunungsitoli

IST Aplikasi PROGRAM PNPM-MP Kota Gunungsitoli dilaksanakan tanggal 19 Juni 2014 di aula Kantor Camat Gunungsitoli, berlangsung selama satu hari yang di ikuti oleh 22 peserta masing-masing 3 orang UPK dari kecamatan serta 2 orang Fasilitator Teknik Kecamatan 5 orang Fasilitator Kecamatan serta turut hadir Bapak Samuel Situmorang ( Special IEC RMC-1 Sumut) dan Bapak Yosi Suryaningrat (Mis Junior RMC-1 Sumut).

Bapak Samuel Situmorang menjelaskan tentang Arah Kebijakan PNPM-MP Tahun 2014 yaitu keberlanjutan pemberdayaan masyarakat :
1.       Integrasi Program Pemberdayan masyarakat
2.       Keberlanjutan Pendampingan
3.       Penguatan Kelembagaan Masyarakat
4.       Penguatan Pemerintah daerah
5.       Perwujudan tata kelola yang baik
Selain itu mengajak seluruh UPK di masing-masing kecamatan agar membuat profil kecamatan untuk memudahkan promosi produk unggulan secara online dari kelompok SPP.
 
Pak Yosi memaparkan Apliksai DBSIUPK
Kota Gunungsitoli
Pada sesi selanjutnya Pak Yosi juga mempresentasikan Implementasi Aplikasi berbasis kecamatan, karena selama ini Kota Gunungsitoli belum menggunakan aplikasi di tingkat kecamatan. Hal ini bertujuan agar entri aplikasi dikecamatan pihak Kabupaten lebih fokus untuk validasi dan kontrol data.
Diterus kan oleh Bpk Azmi (Fastekap) membahas PTO baru, terkait dengan itu di minta kepada seluruh UPK Kota Gunungsitoli agar meminta PTO baru tersebut kepada fasilitator kecamatan dan kemudian di print dio kantor UPK.
Terakhir  pembahasan PTO X oleh Bpk Budihartono (Faskeu).
Suasana IST Aplikasi PNPM Kota Gunungsitoli
Faskeu Menjelaskan PTO X
Fastekab Membahas PTO Baru


































Peserta cukup serius mengukuti IST

Rabu, 18 Juni 2014

Pelatihan Tim -18 Kecamatan Gunungsitoli selatan



Pelatihan Tim -18   Kecamatan  Gunungsitoli selatan di laksanakan tanggal 21 Mei  2014 di Balai Desa Faekhu  jumlah peserta sebanyak 33 orang,  dan berlangsung selama satu hari. Pada pelatihan tersebut turut hadir Bpk Folata Mendrofa (Camat) Anehe Harefa (PJOK) Toroziduhu Waruwu (FK) Teheli Zebua (TPM) Yuliman Halawa (TPM) Arisman Lase (Ketua UPK) Wan Krisman Zebua (Sek UPK) Esterlina Gea (Ben. UPK).  Pembiayaan Pelatihan tersebut  bersumber dari dana DOK TA. 2014 PNPM-MP Kecamatan Gunungsitoli Selatan.
Pada pelatihan  Tim 18  Narasumber menangkat topick Kebijakan pokok dan tugas pelaku, Tugas dan tanggung jawab Tim monitoring, Proses penyaluran Dana PNPM-MP, Proses pengadaan Barang dan Jasa, Pelaksanaan kegiatan konstruksi, Simulasi pemantauan. Pelatih menggunakan metode Ceramah, diskusi, Tanya jawab dan simulasi. Pada pelatihan ini di rapkan para peserta memahami kebijakan dan tugas pokok pelaku PNPM-MP serta memahami tupoksi tim 18.
Dalam pelaksanaan pelatihan sedikit di temui permasalahan yakni masih ada peserta pelatihan yang tidak hadir sesui jadwal dan adanya peserta yang membawa anak-anak. Untuk itu di perlukan penguatan pada sat berjalan kegiatan di lapangan, dan di himnbau desa/ pemerintahan desa agar menghadiri setiap kegiatan yang di laksanakan di kecamatan.