Gunungsitoli, Pindo
Merdeka
Sebanyak 18 Personil pengurus
Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD)
PNPM-MPd se- Kota Gunungsitoli, mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas
kelembagaan menuju kemandirian.
Pelatihan selama 2 hari ini mulai
11 November 2014 dan berakhir 12 November 2014 dibuka secara resmi oleh Kepala
BPM, PP, KBdan Pemdes Kota Gunungsitoli yang diwakili oleh sekretaris Dermawati
Mendrofa bertempat di hotel Nias Palace Gunungsitoli
Dalam arahan dan Bimbingan Kepala
BPM, PP, KB dan Pemdes mengatakan peran dan Fungsi BKAD sangat urgen dalam
memberhasilkan/suksesnya berbagai kegiatan PNPM-MPd terutama dalam pemberdayaan
masyarakat.
Memang diakui selama ini BKAD
telah bekerja dan melaksanakan tugas dan fungsinya, namun disadari belum
optimal dikarenakan berbagai keterbatasan, terutama dalam hal pendanaan, ungkap
Kaban. Dan keadaan itu tidak menyurutkan semangat dan komitmen BKAD, justru
kepentingan seluruh masyarakat kita, khususnya di Kota Gunungsitoli.
Ia berharapa kiranya pelatihan
ini dapat diikuti dengan baik, sehinga dapat menambah bekal dalam pemberdayaan
masyarakat dalam membangun untuk kesejahteraan.
Sebelumnya ketua OC Ernawati
Harefa dalam laporannya mengatakan, peserta yang 18 orang itu terdiri dari 3
0rang (Ketua, sekretaris, dan anggota BKAD) dari 6 Kecamatan se – Kota
Gunungsitoli.
Nara sumber masing-masing Mas’ud
(FK Gunungsitoli Barat), Yasiduhu Zega (FK Gunungsitoli), Yanuadi Lase (FK
Gunungsitoli Utara), Triomina N. Pasaribu (FK Gunungsitoli
Idanoi), Syamsul
Effendi (Faskab), Budi Hartono (Faskeu). Materi anatara lain tentang BKAD,
perencanaan berbasisi wilayah pengembangan ekonomi perdesaan dan lainnya. Hadir
pada acara pembukaan pelatihan itu PjOkab Kota Gunungsitoli Aryenti Zalukhu, SE
dan para Satker/staf BPM, PP, KB dan Pemdes Kota Gunungsitoli, Fasilitator Kab
Kota Gunungsitoli diantaranya Faskab Syamsul Effendi, Faskeu Budi Hartono, SE
dan narasumber.