Minggu, 21 April 2013

SPP


PENINGKATAN PENDAPATAN EKONOMI RUMAH TANGGA   BERKAT PINJAMAN SPP

Unik dan tidak disangka, itulah kesan pertama ketika UPK,PL & FK Kecamatan Gunungsitoli Barat melaksanakan sesi wawancara dan kunjungan lapangan verifikasi untuk kelompok-kelompok SPP yang mengajukan dana bergulir dari desa Sihare’o siwahili kecamatan Gunungsitoli Barat Ta. 2012.
Pada saat Tim Kecamatan (UPK,PL&FK) melaksanakan kunjungan verifikasi ke usaha-usaha anggota kelompok SPP Desa Sihare’o siwahili, terdapat satu kisah yang sangat unik dan nyata dari salah satu anggota kelompok SPP, dan Tim Kecamatan Gunungsitoli Barat mendedikasikan kisah ini sebagai motivator bagi kelompok-kelompok SPP yang ada di Kota Gunungsitoli.
Seorang ibu bernama Febertina Telaumbanua, yang merupakan anggota kelompok SPP Seroja Desa Sihare’o Siwahili, mengungkap kisah rumah tangganya yang sangat berubah ketika dia memutuskan untuk meminjam dana SPP guna memulai usaha barunya.
Dalam perjalanan menuju rumah
Ina Bima (panggilan sehari-hari) untuk melihat perkembangan usaha yang dikelolanya, dia bercerita kepada kami, bahwa ia sangat berterima kasih atas bantuan SPP yang telah diterimanya Pada Tahun Anggaran 2010, karena sebelum beliau menerima bantuan SPP PNPM MP, beliau hanyalah seorang buruh tani yang tidak menentu pendapatannya, setiap hari beliau harus berangkat pagi dengan membawa serta anaknya yang masih kecil, dan sore hari baru kembali ke rumah, bahkan seringkali anaknya harus dimandikan dengan air persawahan yang keruh dan berbau, karena beliau tidak akan sempat lagi mengurusi anak-anaknya ketika sampai dirumah, karena kelelahan dan mengurusi urusan rumah tangga lainnya, hal inilah yang mengakibatkan kegiatan rumah tangganya terbelengkalai dan menjadi kurang harmonis.
Seiring dengan adanya informasi dari kelompok tani yang beliau ikuti, bahwa PNPM MP Kecamatan Gunungsitoli Barat, membuka kesempatan bagi kelompok-kelompok tani untuk dapat meminjam dana SPP dengan suku bunga yang rendah, maka beliau pun dengan antusias menjadi salah satu peminjam dikelompok tani Seroja.
            Maka setelah dana disalurkan oleh UPK kecamatan Gunungsitoli Barat, uang pinjaman tersebut beliau jadikan sebagai modal usaha ternak ayam jumbo, beliau memulai dengan membuat kandang, membeli bibit-bibit ayam dan makanan ternak ayam tersebut.
            Kegigihan beliau pun membuahkan hasil, hanya menunggu beberapa bulan usaha ternak ayam jumbo nya tumbuh kembang dengan baik, ayamnya sudah dapat dijual dan laris manis dipasar. Beliau terus mengelola ayam jumbonya dengan baik, dengan tetap melakukan perputaran modal untuk menjaga ketersedian ayam jumbonya.
Kini dengan usaha ayam jumbo, saya tidak menjadi buruh sawah lagi, anak-anak dan rumah tangga pun terurus dengan baik, bahkan suaminya memuji kesungguhannya dalam mengelola dana pinjaman SPP, keluarganya pun kembali harmonis, ungkapnya.
Sungguh diluar dugaan kami selaku Tim PNPM MP kecamatan Gunungsitoli Barat bahwa dana SPP yang diberikan oleh pemerintah dapat mengubah kehidupan rumah tangga seorang ibu.
            Semoga pengalaman nyata ini dapat dijadikan motivasi bagi kaum ibu-ibu untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan kesungguhan mengelola dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) sebagai permodalan usaha yang mampu membantu ekonomi rumah tangga. Ingat !!!  dana SPP adalah pinjaman, harus dikembalikan dan jangan disalah gunakan.

                                                            Penulis : Yusra M Ibrahim.SHI,SPdI (FK Gunungsitoli Barat)
              



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kritik dan Saran