PENINGKATAN
PENDAPATAN EKONOMI RUMAH TANGGA BERKAT PINJAMAN SPP
Unik dan tidak
disangka, itulah kesan pertama ketika UPK,PL &
FK Kecamatan Gunungsitoli Barat melaksanakan sesi wawancara dan kunjungan
lapangan verifikasi untuk kelompok-kelompok SPP yang mengajukan dana bergulir
dari desa Sihare’o siwahili kecamatan Gunungsitoli Barat Ta. 2012.
Pada saat Tim Kecamatan (UPK,PL&FK) melaksanakan kunjungan
verifikasi ke usaha-usaha anggota kelompok SPP Desa Sihare’o siwahili, terdapat
satu kisah yang sangat unik dan nyata dari salah satu anggota kelompok SPP, dan
Tim Kecamatan Gunungsitoli Barat mendedikasikan kisah ini sebagai motivator
bagi kelompok-kelompok SPP yang ada di Kota Gunungsitoli.
Seorang ibu bernama Febertina Telaumbanua, yang merupakan
anggota kelompok SPP Seroja Desa Sihare’o Siwahili, mengungkap kisah rumah
tangganya yang sangat berubah ketika dia memutuskan untuk meminjam dana SPP
guna memulai usaha barunya.
Dalam perjalanan menuju rumah
Ina Bima (panggilan sehari-hari) untuk melihat
perkembangan usaha yang dikelolanya, dia bercerita kepada kami, bahwa ia sangat
berterima kasih atas bantuan SPP yang telah diterimanya Pada Tahun Anggaran
2010, karena sebelum beliau menerima bantuan SPP PNPM MP, beliau hanyalah
seorang buruh tani yang tidak menentu pendapatannya, setiap hari beliau harus
berangkat pagi dengan membawa serta anaknya yang masih kecil, dan sore hari
baru kembali ke rumah, bahkan seringkali anaknya harus dimandikan dengan air
persawahan yang keruh dan berbau, karena beliau tidak akan sempat lagi
mengurusi anak-anaknya ketika sampai dirumah, karena kelelahan dan mengurusi
urusan rumah tangga lainnya, hal inilah yang mengakibatkan kegiatan rumah
tangganya terbelengkalai dan menjadi kurang harmonis.
Seiring dengan adanya informasi dari kelompok tani yang
beliau ikuti, bahwa PNPM MP Kecamatan Gunungsitoli Barat, membuka kesempatan bagi
kelompok-kelompok tani untuk dapat meminjam dana SPP dengan suku bunga yang
rendah, maka beliau pun dengan antusias menjadi salah satu peminjam dikelompok
tani Seroja.
Maka setelah dana
disalurkan oleh UPK kecamatan Gunungsitoli Barat, uang pinjaman tersebut beliau
jadikan sebagai modal usaha ternak ayam jumbo, beliau memulai dengan membuat
kandang, membeli bibit-bibit ayam dan makanan ternak ayam tersebut.
Kegigihan beliau
pun membuahkan hasil, hanya menunggu beberapa bulan usaha ternak ayam jumbo nya
tumbuh kembang dengan baik, ayamnya sudah dapat dijual dan laris manis dipasar.
Beliau terus mengelola ayam jumbonya dengan baik, dengan tetap melakukan
perputaran modal untuk menjaga ketersedian ayam jumbonya.
Kini dengan usaha ayam jumbo, saya tidak menjadi buruh sawah
lagi, anak-anak dan rumah tangga pun terurus dengan baik, bahkan suaminya
memuji kesungguhannya dalam mengelola dana pinjaman SPP, keluarganya pun
kembali harmonis, ungkapnya.
Sungguh diluar dugaan kami selaku Tim PNPM MP kecamatan
Gunungsitoli Barat bahwa dana SPP yang diberikan oleh pemerintah dapat mengubah
kehidupan rumah tangga seorang ibu.
Semoga pengalaman
nyata ini dapat dijadikan motivasi bagi kaum ibu-ibu untuk meningkatkan kesejahteraan
keluarga dengan kesungguhan mengelola dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan
(SPP) sebagai permodalan usaha yang mampu membantu ekonomi rumah tangga. Ingat
!!! dana SPP adalah pinjaman, harus
dikembalikan dan jangan disalah gunakan.
Penulis
: Yusra M Ibrahim.SHI,SPdI (FK Gunungsitoli Barat)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran